Tips Membuat Konten Landing Page

Tips Membuat Konten Landing Page

Landing page menjadi media paling efektif untuk menyampaikan pesan-pesan tertentu. Kontennya pun beragam, bisa artikel atau memuat konten marketing (iklan digital).

Untuk kamu yang masih awam tentang konten landing page, tentu perlu tahu bagaimana cara membuat konten landing page yang efektif sebagai media untuk menyampaikan pesan.

Konten Landing Page

Membuat konten landing page yang menarik perlu langkah-langkah yang tepat. Berikut 10 tips membuat konten landing page yang bisa kamu ikuti.

Tentukan Tujuan

Menentukan tujuan yang jelas merupakan syarat yang harus kamu penuhi untuk bisa membuat konten landing page yang menarik dan efektif.

Apa yang ingin kamu capai dari pembuatan landing page ini, harus dituangkan dalam tujuan ini.

Kamu hanya bisa membuat landing page yang spesifik ketika sudah tersusun tujuan yang jelas. Disini, ada mata rantai yang saling terkait satu sama lain.

Landing page yang spesifik akan menghasilkan konversi yang semakin besar. Pada saat yang bersamaan, kamu akan semakin mudah mencapai tujuan dari pembuatan landing page itu sendiri.

Kalau tujuan pembuatan landing page untuk media promosi, misalnya, tentu kontennya berupa penjelasan produk secara spesifik. Tujuannya, agar target pembeli paham tentang produk kamu.

Lebih spesifik akan lebih baik, misalnya dijelaskan pula manfaat produk dan bagaimana cara menggunakan produk tersebut.

Buat Rancangan

Setelah menentukan arah dan tujuan dengan jelas, langkah selanjutnya adalah membuat rancangan landing page. Mengapa rancangan landing page perlu kamu susun? Agar landing page memperoleh hasil maksimal.

Umumnya, dalam pembuatan landing page, kebanyakan orang menggunakan script. Selanjutnya, script tersebut akan memuat poin-poin untuk konten landing page.

Untuk kamu yang ingin membuat script, bisa dilakukan secara manual atau dengan tulisan tangan. Atau, bisa juga menggunakan tools di komputer, misalnya MS Word.

Rancangan ini sangat penting untuk membuat landing page lebih terstruktur. Dan, tujuan akhirnya, terwujudnya konten yang lebih berkualitas.

Buat Headline

Tidak kalah penting untuk membuat konten landing page yang berkualitas adalah membuat headline yang singkat, padat, dan jelas.

Headline sangat berkaitan erat dengan judul. Dalam landing page, headline menjadi judul yang punya fungsi sangat penting. Ia menjadi bagian utama dan pertama yang akan dilihat oleh pengunjung.

Dan, dari judul inilah, biasanya bisa dilihat tingkat keberhasilan landing page. Dengan kata lain, berhasil tidaknya suatu landing page sangat ditentukan oleh keberadaan judul ini.

Jadi, tidak ada cara lain, kecuali kamu membuat judul yang menarik. Lantas, apa kriteria judul yang menarik?

Kriterianya harus singkat, padat, dan jelas.  Ingat, judul yang kurang eye catching, tidak akan menarik pengunjung. Umumnya, pengunjung akan segera leaving your landing page sebelum melakukan apapun.

Tentukan Keyword

Keberadaan keyword (kata kunci) sangat penting dalam pembuatan konten landing page. Keyword yang tepat akan sangat menentukan keberhasilan kamu dalam mengundang visitor untuk mengunjungi landing page kamu.

Kata kunci berkaitan erat dengan mesin pencarian (search engine). Dengan kata lain, jika keyword yang kamu gunakan pada tulisan di landing page tepat sasaran. Hal itu akan meningkatkan peringkat di search engine.

Untuk menentukan keyword yang tepat, kamu harus melakukan riset keyword terlebih dahulu. Menemukan keyword yang tepat dalam satu artikel itu gampang-gampang susah.

Jika tidak tepat, bukan hanya tidak ditemukan search engine namun juga dianggap melakukan praktik keyword stuffing atau memasukkan kata kunci secara berlebihan dalam konten.

Buat Kalimat Pembuka

Sama dengan headline, kalimat pembuka juga menjadi ‘wajah’ dari sebuah tulisan yang menggambarkan konten secara keseluruhan.

Buat kalimat pembuka semenarik mungkin agar pengunjung penasaran dan akhirnya tertarik membaca konten landing page kamu. Kamu perlu diperhatikan ciri-ciri kalimat pembuka yang menarik.

Ciri-cirinya, ada penjelasan singkat mengenai produk/jasa yang ditawarkan.  Kemudian, jelaskan latar belakang penawaran produk, dan terakhir, jelaskan pula manfaat dari produk atau jasa yang ingin kamu jual.

Terakhir, jangan lupa beri kalimat ajakan (soft selling) kepada para audiens.

Berikan Deskripsi

Deskripsi itu penjelasan suatu obyek, yang dalam hal ini berfungsi untuk menggambarkan produk/jasa yang ingin kamu tawarkan kepada para audiens.

Umumnya, dalam landing page, deskripsi terdapat pada setiap poin (bisa sebagai subheading).

Setiap konten landing page harus dibuatkan deskripsi untuk lebih memperjelas tentang produk/jasa yang ingin kamu tawarkan.

Dan jangan lupa, pembuatan deskripsi juga tidak boleh bertele-tele. Buatlah yang singkat, padat, dan jelas.

Ada cara paling mudah untuk membuat deskripsi, termasuk melakukan riset keyword, atau membuat tulisan soft selling lebih menarik.

Ada jasa penulis artikel (https://saungwriter.com/) terpercaya yang akan membuat landing page kamu makin ramai dikunjungi audiens. Percayakan segala kebutuhan artikel kamu disana.

Buat CTA

Apa itu CTA? CTA itu singkatan dari Call to Action, sebuah tombol yang dipakai untuk menuntun para pengunjung melakukan satu tindakan tertentu.

Singkatnya, keberadaan CTA ini akan membuat para audiens lebih tertarik memakai produk/jasa yang kamu tawarkan.

Membuat CTA pada landing page juga tidak bisa asal-asalan, melainkan harus dibuat semenarik mungkin. Seperti apa ciri CTA yang menarik? Misalnya, ada perintah yang jelas dan tepat, “order now”, “send message”, dll.

Ciri-ciri CTA yang efektif lainnya adalah menggunakan kalimat sederhana dan mudah dimengerti audiens.

Gunakan Konten Visual

Agar konten landing page kamu tidak terkesan membosankan, sebaiknya diberi konten visual, yang bisa berupa gambar atau video. Ingat pepatah: “satu gambar dapat mewakili 1000 kata.”

Manfaatkan visualisasi gambar untuk konten landing page secara cermat agar lebih efektif dan menarik audiens. Pilihan gambar atau video yang paling tepat, misalnya tentang produk/jasa yang ditawarkan.

Lebih menarik lagi, jika kamu mengunggah gambar atau video visual yang menggambarkan tentang produk/jasa kamu dengan segala keunggulan yang dimiliki.

Hubungkan Landing Page dengan Iklan

Landing page juga bisa berperan sebagai media efektif untuk mempromosikan suatu produk/jasa. Ada semacam ‘mutual simbiosisme’ antara landing page dengan iklan.

Iklan dalam konten landing page tidak hanya berfungsi untuk menarik calon konsumen membeli produk yang diiklankan. Iklan juga bisa menarik audiens untuk mengunjungi landing page kamu.

Keduanya (iklan dan landing page) harus dibuat sebagus mungkin. Iklan yang bagus akan menarik audiens mengunjungi landing page kamu.

Demikian pula landing page yang tepat akan membuat iklan produk/jasa lebih menarik calon customers

Sebaliknya, jika keduanya tidak saling mendukung, iklan menarik tapi landing page-nya kurang bagus, misalnya, tentu akan membuat audiens tidak tertarik berkunjung.

Menyertakan Testimonial

Menyertakan testimonial juga bisa menjadi salah satu cara paling efektif untuk menarik audiens berkunjung ke landing page kamu.

Testimonial itu bukti sosial bisa berupa pendapat pembeli/penjunjung tentang produk/jasa yang kamu tawarkan.

Calon pelanggan dapat melihat segala aktivitas di landing page, termasuk mengetahui penilaian para pembeli produk/jasa yang kamu jual.

Yang lebih penting lagi, testimonial akan menghilangkan keraguan para calon pelanggan yang selama ini ingin membeli produk yang ditawarkan di landing page kamu.

10 tips membuat konten landing diatas jika kamu praktekkan dengan benar akan membuat landing page kamu lebih efektif dan menarik. Tidak hanya menarik dikunjungi audiens namun juga menarik orang pemasang iklan disana.

Leave a Reply

Your email address will not be published.